Selasa, 17 April 2018

Review Jurnal "Penerapan ERP pada PT.Indoofood" 

Penulis Jurnal : M. Audi Ghafari

Reviewer          : Muhammad Firmansyah S.



Abstrac ~ Pada saat ini, peranan Sistem Informasi (SI) tidak dapat dipungkiri lagi telah menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung proses bisnis di perusahaan. Setiap perusahaan dituntut untuk selalu memperhatikan teknologi yang dimiliki perusahaan secara keseluruhan agar dapat terus mengikuti perubahan dari perkembangan teknologi. Dengan memanfaatkan teknologi informasi, perusahaan dapat menjalankan proses bisnis dengan lebih cepat dan dapat mengolah data dengan lebih akurat. Perusahaan yang dapat menerapkan teknologi informasi dengan efektif dan efisien menjadi lebih unggul dibandingkan dengan perusahaan yang lainnya. Dorongan inilah yang akhirnya melahirkan sebuah sistem informasi, yaitu sebuah sistem yang khusus dirancang untuk mendapatkan, mengelola, dan menghasilkan informasi yang dibutuhkan oleh penggunanya. Namun seiring dengan meningkatnya kompleksitas proses dan fungsi operasional dalam perusahaan, muncullah kebutuhan lain yaitu kebutuhan atas sebuah sistem informasi yang terintegrasi yang dapat memberikan informasi-informasi secara real time kepada para penggunanya. Kebutuhan tersebut terjawab dengan hadirnya ERP (Enterprise Resources Planning), yaitu sebuah sistem yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh area fungsional dalam sebuah organisasi demi mencapai titik efektifitas dan efisiensi tertinggi. Banyak perusahaan di Indonesia yang telah mengimplementasikan sistem ERP sebagai sistem utama dalam perusahaan untuk mendukung proses bisnis dan pengintegrasian informasi, salah satunya adalah PT Indofood.

Tujuan Penelitian
Tujuan penulis membuat  jurnal ini adalah untuk mengetahui dan menggambarkan penggunaan ERP sebagai penunjang kegiatan bisnis pada PT. Indofood di Indonesia.
Manfaat Penelitian
Manfaat dari mereview jurnal ini adalah mengerti bagaimana kegiatan ERP pada PT Indofood.
Metode Penelitian
Menurut saya penulis menggunakan metode mencari sumber dari internet yang dapat dia percaya kemudian dia menarik point-point penting dari sumber-sumber tersebut dan menyusunya menjadi sebuah jurnal.
Pembahasan
Indofood adalah perusahaan pemroduksi mie instant terbesar didunia, dengan 14 pabrik termasuk di Indonesia sendiri. Perusahaan, yang juga beroperasi di China dan Nigeria menjual lebih dari 8 miliarpaket mie instant tiap tahunnya. Disamping beberapa variasi porduk antara lain snack,kecap, bumbu penyedap, makanan bayi dan soft drink.Cakupan bisnis perusahaan Indofood dan peningkatan pasar kedepannya membuat Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan faktor penting dalam kesuksesanperusahaan. Perbedaan varian dari mie instant harus berisi bumbu yang tepat yang diproduksi oleh Food Ingredient Division (FID).Setiap divisi harus menyesuaikan rencana produk (Production Plans) mereka sehinggaakan selalu tersedia segala jenis bumbu yang dibutuhkan oleh berbagai varian dari mie instant. Pada waktu yang sama, mereka harus menjaga agar persediaan digudang seminimal mungkin. Hanya aplikasi ERP yang dapat membuat hal itu dapat diatur dandijadwalkan dengan sebaik mungkin.Dari Perencanaan dan Kontrol Produksi, melalui kebutuhan peramalan dan inteligensibisnis, Indofood mempercayakan SAP R/3 sebagai solusi ERP, SAP Advance Plannerand Optimizer (SAP APO) sebagai solusi Supply Chain Management (SCM) danmySAP Business Intelligence dengan SAP Business Information Warehouse (SAPBW).
Ketika memilih platform dari system ERP, Indofood melihat 3 buat kriteria antara lainreliability, scalability dan kemudahan manajemen. Dengan melihat criteria itu,terpilihlah IBM iSeries sebagai platform hardware yang digunakan. iSeries memilikikeamanan, skalability dan efisiensi biaya dalam mendukup SAP, dan membantuperusahaan Indofood memaksimalisasi nilai dari solusi SAP. Ketika Indofood memperluas inti dari system SAP R/3 untuk memasukkan SAP BWdan SAP APO, tidak ada yang perlu dipertanyakan lagi untuk mengganti platformserver. Data SAP tersimpan dan diatur oleh IBM BD2 Database Management
iSeries telah berjalan dengan sangat baik, dan kami memiliki kemampuan dasar dari OS/400. Oleh karena itu, merupakan pilihan logis jika kami tetap mempertahankan teknologi dari IBM ini. iSeries memberikan virtually trouble-free operation, dan memberikan apapun yang kami butuhkan sesuai dengan kriteriakami yaitu scalability, reliability, dan maintainability.
Menyesuaikan Minat Konsumen
Agar mendapatkan efisiensi produksi yang luar biasa dan memaksimalkanpendapatan, Indofood harus dapat jeli melihat keinginan konsumen sebaik mungkin diwaktu yang akan datang. Dengan menggunakan solusi SAP, Indofood dapatmenganalisis transaksi data secara mendetail, untuk melihat perubahan pola yangterjadi dalam minat konsumen dan kemudian merespon secara efektif.“Sebagai contoh, kita dapat menganalisis informasi rasa apa saja yang paling laristerjual di kota Sukabumi atau rasa apa saja yang tidak laku di Sibolga, sehingga kitadapat mengirimkan jenis rasa mie instant yang tepat ditempat yang dituju, sehinggaakan meningkatkan potensi penjualan. SAP memberikan informasi yang mendetaildengan sangat cepat dimana hal tersebut merupakan keuntungan bisnis yang vital.”kata Gunawan.Informasi penjualan memberikan inputan ke dalam SAP APO, dimana ia akanmemberikan informasi berkala pada produk apa saja yang harus di produksi, berapa jumlahnya dan dipabrik mana akan diproduksi
Distribusi Informasi
Sedangkan data yang disediakan oleh SAP R / 3 sistem dan SAP APO sangat pentinguntuk perencanaan produksi dan pengendalian persediaan di bagian operasional,manajemen menengah dan tim eksekutif tidak perlu data transaksi yang mentah.Gunawan mengatakan, “Yang mereka butuhkan adalah informasi mengenaikeseluruhan performa bisnis, arus kas, dan beberapa hal detail operasional. Untuk meningkatkan akurasi maupun ringkasan manajemen yang tepat waktu, kamimengimplementasikan SAP BW pada bulan Juli 2003 Aplikasi tersebut dapat memberikan informasi yang sangat mendetail, sepertipencacahan berapa pak sebenarnya Indomie rasa kari ayam yang terjual di suatu areaselama periode tertentu.
Integrasi Sistem Hilir
Dengan sistem ERP kelas dunia, Indofood telah memulai untuk perencanaan kedepan, bertujuan untuk memperluas operasinya sekaligus meningkatkan efisiensibiaya.“Salah satu tujuan bisnis kami saat ini adalah untuk mengelompokkan pelanggan-pelangan kami dengan lebih akurat, kemudian melayani setiap kelompok sesuaiminatnya masing-masing.” kata Gunawan. “Kami akan bekerja lebih erat dengan paradistributor hingga pengecer. Ini akan memungkinkan kami kami untuk meningkatkanperencanaan kapasitas dan membantu kami meningkatkan efisiensi serta mengurangibiaya.Beberapa distributor Indofood , seperti Indomarco, juga dalam proses pengembangansistem ERP mereka, dan dapat memperpanjang kepada pengecer mereka. Rencananyaadalah untuk mengintegrasikan sistem antara mitra perusahaan supaya memuluskanproses e-commerce.Sudah jelas, bahwa platform komputasi terbuka adalah mutlak diperlukan.untuk mendukung integrasi sistem hilir, yang akan memungkinkan interoperabilitas aplikasitermasuk warisan sistem dan aliran data realtime melalui berbagai sistem ERP.

Pengarsipan Dokumen
Akhirnya Indofood juga melakukan penyederhanaan sistem pengarsipan, denganmenggunakan IBM Content Manager CommonStore untuk SAP. Software inibertindak sebagai pengarsipan manajemen data terpadu dan solusi distribusi,mengintegrasikan dokumen SAP dan non-SAP ke arsip tunggal untuk memaksimalkan efisiensi sistem dan mengurangi biaya administrasi.
“Dengan menggunakan IBM Content Manager CommonStore untuk SAP, kita mampu mengurangi kebutuhan penyimpanan dokumen kami, sementara tetapmempertahankan kemampuan untuk mengambil dokumen lama seperti laporan pajak tanpa kesulitan”, Gunawan menyimpulkan.
3.3 Penjelasan SAP R/3
SAP R/3 merupakan nama perangkat lunak ERP yang diproduksi oleh SAP AG. SAP pada dasarnya menyediakan semua solusi untuk semua fungsi dalam perusahaan,dalam industri manapun. Tapi pada umumnya modul SAP yang sering dipakai adalah:
•FICO (Financial Controlling)
•SD (Sales & Distribution)
•MMPP (Material Management, Production Planning)
•HR (Human Resources)
Modul dan aplikasi yang terdapat dalam suatu software SAP R/3 tergantung kepadaversinya. SAP secara terus menerus melakukan upgrade terhadap software R/3 agar sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan jaman. Secara keseluruhan, SAP R/3versi 4.6C terbagi menjadi tiga functional area:
A. Financial
1. FI-Financial Accounting
Software bisnis SAP ditujukan untuk menyediakan pengukuran secara kontinuterhadap profitabilitas perusahaan. Modul FI juga mengukur kinerja keuangan perusahaan, berdasarkan pada data transaksi intenal maupun eksternal.Modul FI menyediakan dokumen keuangan yang mampu melacak (mengaudit)setiap angka yang terdapat dalam suatu laporan keuangan hingga ke data transaksiawalnya.
2. CO-Controlling
Fungsi dari modul CO adalah untuk mendukung empat kegiatan operasional:
         >     Pengendalian capital investment
         >     Pengendalian aktivitas keuangan perusahaan, memonitor dan merencanakan pembayaran
         >      Pengendalian pendanaan terhadap procurement, pengadaan dan penggunaandana di setiap area
       >      Pengendalian biaya dan profit berdasarkan semua aktivitas perusahaan
3. IM- Investment Management
Fungsi dari modul IM ini overlapping dengan fungsi yang dijalankan oleh modul TR, namun modul IM lebih spesifik ditujukan untuk menganalisis kebijakaninvestasi jangka panjang dan fixed assets dari perusahaan dan membantumanajemen dalam membuat keputusan.
4. EC-Enterprise Controlling
Tujuan dari modul EC adalah untuk memberikan akses bagi Enterprise Controller kepada InformationWarehouse mengenai hal-hal berikut:
•Kondisi keuangan perusahaan
•Hasil dari perencanaan dan pengendalian perusahaan
•Investasi
•Maintenance dari aset perusahaan
•Akuisisi dan pengembangan SDM perusahaan
•Kondisi pasar yang berkaitan dengan pengambilan keputusan, sepertiukuran pasar, market share, competitor performance
•Faktor-faktor struktural dari proses bisnis, seperti struktur produksi,struktur biaya, financial accounting dan profitability analysis.
5. TR-Treasury
Modul TR berfungsi untuk mengintegrasikan antara cash management dan cashforecasting dengan aktivitas ,logistik dan transaksi keuangan.
B. Logistics
1. LE-Logistics Execution
Modul LO juga merupakan modul yang terintegrasi dengan modul yang lainnya,yaitu modul PP, EC,SD,MM,PM dan QM. Pada intinya, modul ini fokus pada pengaturan logistik dari masa purchasing hingga distribusi. Dari purchasere quisition, good receipt hingga delivery.
2. SD-Sales Distribution
Desain dari modul SD ditekankan kepada penggunaan strategi penjualan yangsensitif terhadap perubahan yang terjadi di pasar. Prioritas utama dari penggunaan modul ini adalah untuk membuat struktur data yang mampu merekam,menganalisis, dan mengotrol aktivitas untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan dan menghasilkan profit yang layak dalam periode akuntansi yang akan datang.
3. MM-Materials Management
Fungsi utama dari modul MM adalah untuk membantu manajemen dalam aktivitassehari-hari dalam tipe bisnis apapun yang memerlukan konsumsi material,termasuk energi dan servis.
4. PP-Production Planning
Modul PP ini didasarkan pada pendekatan klasik Materials Requirement Planning(MRP II), dan dengan demikian menjalankan fungsi yang serupa dengan MRP IIdalam merencanakan dan mengendalikan jalannya material sampai kepada prosesdelivery produk.
5. PM-Plant Maintenance
Modul PM berfungsi untuk mendukung dan mengontrol pemeliharaan peralatandan bangunan secara efektif, mengatur data perawatan, dan mengintegrasikan datakomponen peralatan dengan aktivitas operasional yang sedang berjalan.
6. QM-Quality Management
Modul QM terintegrasi dengan modul PP-PI Production Planning for ProcessIndustries. Salah satu fungsi dari modul QM adalah untuk menyediakan master data yang dibutuhkan berdasarkan rekomendasi dari ISO-9000 series.
7. PS-Project System
Modul PS dikonsentrasikan untuk mendukung kegiatan-kegiatan berikut ini:
        >     Perencanaan pendahuluan terhadap waktu dan value
          >     Perencanaan detail dengan menggunakan perencanaan cost element atauunit costing dan menetapkan waktu kritis, pendeskripsian aktivitas dan penjadwalan
         >    Koordinasi dari resources melalui otomasi permintaanmaterial, manajemen inventori, network planning dari orang, kapasitas,material, operating resources dan servis
         >   Monitoring terhadap material, kapasitas dan dana selama proyek berjalan
           Penutupan proyek dengan analisis hasil dan perbaikan
C. Human Resources
Berfungsi untuk:
         >    Memudahkan melaksanakan manajemen yang efektif dan tepat waktu terhadap salary, benefit dan biaya yang berkaitan dengan SDM perusahaan
         >     Melindungi data personalia dari pihak luar
         >     Membangun sistem rekruitmen dan pembangunan SDM yang efisien melalui manajemen karir
Kelebihan
Kelebihan dari penulisan jurnal ini menurut saya adalah jurnal ini sangat baik dan lengkap isinya. Penulis juga menjelaskan arti dari inti dari jurnal ini seperti apa yang dimaksut dengan ERP dan menjelaskan secara singkat latar belakang perusahaan.
Kelemahan
Kelemahanya menurut saya adalah sumber dari refrensinya yang kebanyakan di dapat dari wordpres. Yang dimana wordpres ini isinya bisa dengan bebas diubah-ubah oleh seseorang sehingga tidak patut digunakan untuk menjadi sumber suatu jurnal.
Kesimpulan
1.      Kegiatan proses yang menggunakan ERP pada PT Indofood dimulai dari Perencanaan dan Kontrol Produksi, melalui kebutuhan peramalan dan inteligensibisnis, Indofood mempercayakan SAP R/3 sebagai solusi ERP, SAP Advance Plannerand Optimizer (SAP APO) sebagai solusi Supply Chain Management (SCM) danmySAP Business Intelligence dengan SAP Business Information Warehouse (SAPBW).
2.      PT Indofood memiliki tiga criteria dalam memilih platform ERP, tiga kriteria antara lain reliability, scalability dan kemudahan manajemen
3.      SAP R/3 merupakan nama perangkat lunak ERP yang diproduksi oleh SAP AG




Sabtu, 07 April 2018

Review Sistem Aplikasi PT.Telkom Indonesia

Review sistem aplikasi PT.Telkomunikasi Indonesia, Tbk.



Telkomsel merupakan operator selular terkemuka di Indonesia yang dimiliki PT Telkom dengan kepemilikan saham sebesar 65 persen dan SingTel sebesar 35 persen.


Produk dan layanan


1.  Telepon (Fixed Line)

a. TELKOM Free (0.800)
Merupakan layanan yang memberikan fasilitas kepada masyarakat luas untuk menghubungi pelanggan TELKOMFree tanpa dikenakan biaya percakapan.
b. TELKOM SLI
Merupakan panggilan telepon International Direct Dialing (IDD) dimana nomor telepon pemanggil dan nomor telepon yang dipanggil berbeda wilayah negara.
c. TELKOM SLJJ
Merupakan layanan komunikasi jarak jauh antar pelanggan yang masih dalam satu wilayah negara. Pada umumnya, pelanggan-pelanggan tersebut berada dalam wilayah kode area yang berbeda.
d. TELKOM Unicall (0.807)
Merupakan layanan yang memberikan kemudahan bagi suatu perusahaan yang mempunyai banyak kantor cabang untuk dihubungi pelanggannya dengan hanya menghubungi satu nomor unik.
e. TELKOM Lokal
Merupakan layanan komunikasi telepon antar pelanggan dalam jarak di bawah 30 km atau di dalam satu wilayah lokal.
f. TELKOM Teleconference
Merupakan Layanan teleconference melalui telepon baik fixed maupun mobile (Audio Conference) yang mempunyai kemampuan untuk melayani percakapan sampai 30 pemanggil dalam satu konferensi.



2. Data & Internet

TELKOM ISDN PRA
ISDN / Paduan Solusi Pelayanan Teknologi Informasi adalah jaringan digital yang menyediakan layanan telekomunikasi multimedia, merupakan pengembangan dari sistem telepon yang telah terintegrasi.
a. Speedy


Merupakan adalah layanan internet (internet service) berkecepatan tinggi dari PT.TELKOM, berbasis teknologi akses Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL).
b. e-Business (i-manage)
Layanan yang menyediakan fasilitas hosting dan collocation bagi perusahaan yang memerlukan outsource dalam menempatkan aplikasi dan datanya (application outsource enterprise).
c. e-Business (i-Xchange)
Implementasi aplikasi e-business pada umumnya bertujuan untuk mengefisienkan serta mempercepat suatu proses. I-Xchange merupakan bisnis kolaborasi yang menghubungkan satu perusahaan ke perusahaan lain.
d. e-Business (i-Settle)
Layanan yang memberikan fasilitas settlement transaksi perdagangan dan pembayaran dalam sistem pembayaran elektronis (electronic payment).
e. TELKOMNET Whole Sale (VPN DIAL)
Layanan akses dial up ke intranet suatu perusahaan yang dilakukan secara remote dan mobile melalui jaringan data berbasis TCP IP (MPLS/tunneling) pada TELKOMNet.
f. TELKOMNet ASTINET
ASTINet adalah layanan akses internet dan multimedia TELKOMNet untuk Akses Internet menuju Global Internet. Layanan ini menyediakan fasilitas koneksi akses ke Internet yang disediakan pada port router TELKOMNet.

 Keunggulan Sistem

TELKOM Solution menawarkan solusi kesisteman yang mencakup:

1. Advance Communication (Basic Voice, Call Center, Audio Conference, Corporate Package).
2. Broadband & Multimedia (Internet Access, Video Conference, DRC)
3. System Automation (Intranet, Extranet, Office Automation, Security System)
4. Network Controlling & Monitoring (IT Operation, Monitoring System)

Beberapa keunggulan TELKOM Solution antara lain adalah:

          Functionality, mencakup layanan voice, data, video dan mendukung berbagai aplikasi bisnis. Untuk akses, tersedia layanan akses dial-up, dedicated ataupun wireless.
          Manageability, mudah dikelola dan memungkinkan pengelolaan jaringan di beberapa kota dipusatkan di satu lokasi.
           Provisioning Scalability, memungkinkan pelanggan menerapkan solusi yang lebih fleksibel karena perancangan dan implementasinya dapat disesuaikan dengan keputusan bisnis.
          Total Cost of Ownership Saving Opportunities, menawarkan harga yang kompetitif dan fleksibel, serta didukung oleh para tenaga ahli yang siap membantu kepentingan pelanggan melalui skema outsourcing.
Infrastruktur jaringan akses dan public access TELKOM sangat lengkap dan sangat siap untuk mendukung perluasan aksesibilitas sistem ICT pemerintah, meliputi jaringan PSTN (public switch telephone network), Mobile (Flexi dan TELKOMSEL), private network (VPN IP MPLS, leased channel, dll) didukung oleh akses-akses yang merupakan aset nasional seperti wartel, warnet dan community access centers. 
Disamping itu TELKOM siap pula berperan sebagai partner pemerintah, TNI dan POLRI dalam menggelar sistem pelayanan yang baik, men-desiminasi informasi secara efektif dan efisien dengan meng-optimalkan layanan-layanan TELKOM dan TELKOM Group yang handal seperti 
          Internet services melalui Speedy, ASTINET, Telkomnet Instan
          Telephony services baik wireline maupun wireless (Flexi dan TELKOMSEL)
          Komunikasi data
          TELKOM Vision layanan payTV dan broadcasting TV yang menjangkau seluruh tanah air Indonesia,
           komunikasi interaktif melalui in-bound dan out-bound call center PT Infomedia dan
          transaksi-transaksi elektronik dari PT Finnet Indonesia. 
Sebagai penyedia jasa infokom terbesar dan tertua di Indonesia, di sisi backbone TELKOM memiliki jaringan fiber-optic, satelit dan radio transmisi yang membentang di seluruh wilayah RI dari kota-kota besar sampai pelosok-pelosok tanah air. 
TELKOM satu-satunya business partner yang terpercaya bagi Pemerintah Republik Indonesia, TNI dan POLRI untuk menuju Good Corporate Governance dan transparansi.

Kelemahan Sistem

Dalam kasus Telkom, salah satu kelemahan yang cukup mencolok adalah jumlah pekerjanya yang terlampau besar; sehingga kurang efisien dan boros dalam anggaran untuk gaji pegawainya. Selain itu, sebagai BUMN, mereka juga relatif dibebani dengan beragam peraturan dan regulasi yang acap membuat mereka lamban dalam mengambil keputusan strategis. Juga intervensi dari pemerintah kadang membuat mereka juga tidak bisa bersikap dinamis dengan perubahan pasar.

Refrensi :