Review Jurnal "Penerapan ERP pada PT.Indoofood"
Penulis Jurnal : M. Audi Ghafari
Reviewer : Muhammad Firmansyah S.
Abstrac ~ Pada saat ini, peranan
Sistem Informasi (SI) tidak dapat dipungkiri lagi telah menjadi salah satu
elemen penting dalam mendukung proses bisnis di perusahaan. Setiap perusahaan
dituntut untuk selalu memperhatikan teknologi yang dimiliki perusahaan secara
keseluruhan agar dapat terus mengikuti perubahan dari perkembangan teknologi. Dengan memanfaatkan
teknologi informasi, perusahaan dapat menjalankan proses bisnis dengan lebih
cepat dan dapat mengolah data dengan lebih akurat. Perusahaan yang dapat
menerapkan teknologi informasi dengan efektif dan efisien menjadi lebih unggul
dibandingkan dengan perusahaan yang lainnya. Dorongan inilah yang
akhirnya melahirkan sebuah sistem informasi, yaitu sebuah sistem yang khusus
dirancang untuk mendapatkan, mengelola, dan menghasilkan informasi yang
dibutuhkan oleh penggunanya. Namun seiring dengan meningkatnya kompleksitas
proses dan fungsi operasional dalam perusahaan, muncullah kebutuhan lain yaitu
kebutuhan atas sebuah sistem informasi yang terintegrasi yang dapat memberikan
informasi-informasi secara real time kepada para penggunanya. Kebutuhan
tersebut terjawab dengan hadirnya ERP (Enterprise Resources Planning), yaitu
sebuah sistem yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh area fungsional
dalam sebuah organisasi demi mencapai titik efektifitas dan efisiensi
tertinggi. Banyak
perusahaan di Indonesia yang telah mengimplementasikan sistem ERP sebagai
sistem utama dalam perusahaan untuk mendukung proses bisnis dan pengintegrasian
informasi, salah satunya adalah PT Indofood.
|
Tujuan
Penelitian
|
Tujuan
penulis membuat jurnal ini adalah
untuk mengetahui dan menggambarkan penggunaan ERP sebagai penunjang kegiatan
bisnis pada PT. Indofood di Indonesia.
|
|
Manfaat
Penelitian
|
Manfaat dari mereview
jurnal ini adalah
mengerti bagaimana kegiatan ERP pada PT Indofood.
|
|
Metode
Penelitian
|
Menurut
saya penulis menggunakan metode mencari sumber dari internet yang dapat dia
percaya kemudian dia menarik point-point penting dari sumber-sumber tersebut
dan menyusunya menjadi sebuah jurnal.
|
|
Pembahasan
|
Indofood
adalah perusahaan pemroduksi mie instant terbesar didunia, dengan 14
pabrik termasuk di Indonesia sendiri. Perusahaan, yang
juga beroperasi di China dan Nigeria menjual lebih dari 8 miliarpaket mie
instant tiap tahunnya. Disamping beberapa variasi porduk antara lain
snack,kecap, bumbu penyedap, makanan bayi dan soft drink.Cakupan bisnis
perusahaan Indofood dan peningkatan pasar kedepannya membuat Enterprise
Resource Planning (ERP) merupakan faktor penting dalam kesuksesanperusahaan.
Perbedaan varian dari mie instant harus berisi bumbu yang tepat yang
diproduksi oleh Food Ingredient Division (FID).Setiap divisi harus
menyesuaikan rencana produk (Production Plans) mereka sehinggaakan selalu
tersedia segala jenis bumbu yang dibutuhkan oleh berbagai varian dari mie
instant. Pada waktu yang sama, mereka harus menjaga agar persediaan digudang
seminimal mungkin. Hanya aplikasi ERP yang dapat membuat hal itu dapat diatur
dandijadwalkan dengan sebaik mungkin.Dari Perencanaan dan Kontrol Produksi,
melalui kebutuhan peramalan dan inteligensibisnis, Indofood mempercayakan SAP
R/3 sebagai solusi ERP, SAP Advance Plannerand Optimizer (SAP APO) sebagai
solusi Supply Chain Management (SCM) danmySAP Business Intelligence dengan
SAP Business Information Warehouse (SAPBW).
Ketika memilih platform dari
system ERP, Indofood melihat 3 buat kriteria antara lainreliability,
scalability dan kemudahan manajemen. Dengan melihat criteria itu,terpilihlah
IBM iSeries sebagai platform hardware yang digunakan. iSeries
memilikikeamanan, skalability dan efisiensi biaya dalam mendukup SAP, dan
membantuperusahaan Indofood memaksimalisasi nilai dari solusi SAP. Ketika Indofood memperluas inti dari system SAP
R/3 untuk memasukkan SAP BWdan SAP APO, tidak ada yang perlu dipertanyakan
lagi untuk mengganti platformserver. Data SAP tersimpan dan diatur oleh IBM
BD2 Database Management
iSeries telah
berjalan dengan sangat baik, dan kami memiliki kemampuan dasar dari OS/400.
Oleh karena itu, merupakan pilihan logis jika kami tetap mempertahankan
teknologi dari IBM ini. iSeries memberikan virtually trouble-free operation,
dan memberikan apapun yang kami butuhkan sesuai dengan kriteriakami yaitu
scalability, reliability, dan maintainability.
Menyesuaikan
Minat Konsumen
Agar mendapatkan
efisiensi produksi yang luar biasa dan memaksimalkanpendapatan, Indofood
harus dapat jeli melihat keinginan konsumen sebaik mungkin diwaktu yang akan
datang. Dengan menggunakan solusi SAP, Indofood dapatmenganalisis transaksi
data secara mendetail, untuk melihat perubahan pola yangterjadi dalam minat
konsumen dan kemudian merespon secara efektif.“Sebagai contoh, kita dapat
menganalisis informasi rasa apa saja yang paling laristerjual di kota
Sukabumi atau rasa apa saja yang tidak laku di Sibolga, sehingga kitadapat
mengirimkan jenis rasa mie instant yang tepat ditempat yang dituju,
sehinggaakan meningkatkan potensi penjualan. SAP memberikan informasi yang
mendetaildengan sangat cepat dimana hal tersebut merupakan keuntungan bisnis
yang vital.”kata Gunawan.Informasi penjualan memberikan inputan ke dalam SAP APO,
dimana ia akanmemberikan informasi berkala pada produk apa saja yang harus di
produksi, berapa jumlahnya dan dipabrik mana akan diproduksi
Distribusi
Informasi
Sedangkan data yang
disediakan oleh SAP R / 3 sistem dan SAP APO sangat pentinguntuk perencanaan
produksi dan pengendalian persediaan di bagian operasional,manajemen menengah
dan tim eksekutif tidak perlu data transaksi yang mentah.Gunawan mengatakan,
“Yang mereka butuhkan adalah informasi mengenaikeseluruhan performa bisnis,
arus kas, dan beberapa hal detail operasional. Untuk meningkatkan
akurasi maupun ringkasan manajemen yang tepat waktu, kamimengimplementasikan
SAP BW pada bulan Juli 2003 Aplikasi tersebut dapat memberikan informasi yang
sangat mendetail, sepertipencacahan berapa pak sebenarnya Indomie rasa kari
ayam yang terjual di suatu areaselama periode tertentu.
Integrasi
Sistem Hilir
Dengan sistem ERP
kelas dunia, Indofood telah memulai untuk perencanaan kedepan, bertujuan
untuk memperluas operasinya sekaligus meningkatkan efisiensibiaya.“Salah satu
tujuan bisnis kami saat ini adalah untuk mengelompokkan pelanggan-pelangan
kami dengan lebih akurat, kemudian melayani setiap kelompok sesuaiminatnya
masing-masing.” kata Gunawan. “Kami akan bekerja lebih erat dengan
paradistributor hingga pengecer. Ini akan memungkinkan kami kami untuk
meningkatkanperencanaan kapasitas dan membantu kami meningkatkan efisiensi
serta mengurangibiaya.Beberapa distributor Indofood , seperti Indomarco, juga
dalam proses pengembangansistem ERP mereka, dan dapat memperpanjang kepada
pengecer mereka. Rencananyaadalah untuk mengintegrasikan sistem antara mitra
perusahaan supaya memuluskanproses e-commerce.Sudah jelas, bahwa platform
komputasi terbuka adalah mutlak diperlukan.untuk mendukung integrasi
sistem hilir, yang akan memungkinkan interoperabilitas aplikasitermasuk
warisan sistem dan aliran data realtime melalui berbagai sistem ERP.
Pengarsipan
Dokumen
Akhirnya Indofood
juga melakukan penyederhanaan sistem pengarsipan, denganmenggunakan IBM
Content Manager CommonStore untuk SAP. Software inibertindak sebagai
pengarsipan manajemen data terpadu dan solusi distribusi,mengintegrasikan
dokumen SAP dan non-SAP ke arsip tunggal untuk memaksimalkan efisiensi sistem
dan mengurangi biaya administrasi.
“Dengan menggunakan IBM Content
Manager CommonStore untuk SAP, kita mampu mengurangi kebutuhan penyimpanan
dokumen kami, sementara tetapmempertahankan kemampuan untuk mengambil dokumen
lama seperti laporan pajak tanpa kesulitan”, Gunawan menyimpulkan.
3.3 Penjelasan SAP R/3
SAP R/3 merupakan
nama perangkat lunak ERP yang diproduksi oleh SAP AG. SAP pada
dasarnya menyediakan semua solusi untuk semua fungsi
dalam perusahaan,dalam industri manapun. Tapi pada umumnya modul
SAP yang sering dipakai adalah:
•FICO (Financial Controlling)
•SD (Sales & Distribution)
•MMPP (Material Management,
Production Planning)
•HR (Human Resources)
Modul dan aplikasi
yang terdapat dalam suatu software SAP R/3
tergantung kepadaversinya. SAP secara terus menerus melakukan upgrade
terhadap software R/3 agar sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan
jaman. Secara keseluruhan, SAP R/3versi 4.6C terbagi menjadi tiga functional
area:
A.
Financial
1. FI-Financial Accounting
Software bisnis SAP ditujukan
untuk menyediakan pengukuran secara
kontinuterhadap profitabilitas perusahaan. Modul FI juga
mengukur kinerja keuangan perusahaan, berdasarkan pada data
transaksi intenal maupun eksternal.Modul FI menyediakan dokumen keuangan yang
mampu melacak (mengaudit)setiap angka yang terdapat dalam suatu laporan
keuangan hingga ke data transaksiawalnya.
2.
CO-Controlling
Fungsi dari modul CO adalah
untuk mendukung empat kegiatan operasional:
> Pengendalian
capital investment
> Pengendalian
aktivitas keuangan perusahaan, memonitor dan merencanakan pembayaran
> Pengendalian
pendanaan terhadap procurement, pengadaan dan penggunaandana di setiap area
> Pengendalian
biaya dan profit berdasarkan semua aktivitas perusahaan
3.
IM- Investment Management
Fungsi dari modul IM
ini overlapping dengan fungsi yang dijalankan oleh modul
TR, namun modul IM lebih spesifik ditujukan untuk menganalisis kebijakaninvestasi jangka
panjang dan fixed assets dari perusahaan dan membantumanajemen
dalam membuat keputusan.
4. EC-Enterprise Controlling
Tujuan dari modul EC
adalah untuk memberikan akses bagi Enterprise Controller kepada
InformationWarehouse mengenai hal-hal berikut:
•Kondisi keuangan perusahaan
•Hasil dari perencanaan dan
pengendalian perusahaan
•Investasi
•Maintenance dari aset
perusahaan
•Akuisisi dan pengembangan SDM
perusahaan
•Kondisi pasar yang berkaitan dengan pengambilan keputusan, sepertiukuran
pasar, market share, competitor performance
•Faktor-faktor struktural dari proses bisnis, seperti struktur produksi,struktur
biaya, financial accounting dan profitability analysis.
5.
TR-Treasury
Modul TR berfungsi untuk
mengintegrasikan antara cash management dan cashforecasting dengan aktivitas
,logistik dan transaksi keuangan.
B.
Logistics
1. LE-Logistics Execution
Modul LO juga merupakan modul
yang terintegrasi dengan modul yang lainnya,yaitu modul PP, EC,SD,MM,PM dan
QM. Pada intinya, modul ini fokus pada
pengaturan logistik dari masa purchasing hingga distribusi. Dari purchasere
quisition, good receipt hingga delivery.
2. SD-Sales Distribution
Desain dari modul SD
ditekankan kepada penggunaan strategi penjualan yangsensitif terhadap
perubahan yang terjadi di pasar. Prioritas utama dari penggunaan
modul ini adalah untuk membuat struktur data yang mampu merekam,menganalisis, dan mengotrol aktivitas untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan
dan menghasilkan profit yang layak dalam periode akuntansi yang akan datang.
3. MM-Materials Management
Fungsi utama dari
modul MM adalah untuk membantu manajemen dalam
aktivitassehari-hari dalam tipe bisnis apapun yang memerlukan konsumsi material,termasuk
energi dan servis.
4. PP-Production Planning
Modul PP ini
didasarkan pada pendekatan klasik Materials Requirement Planning(MRP II), dan
dengan demikian menjalankan fungsi yang serupa dengan MRP IIdalam
merencanakan dan mengendalikan jalannya material sampai kepada prosesdelivery
produk.
5. PM-Plant Maintenance
Modul PM berfungsi
untuk mendukung dan mengontrol pemeliharaan peralatandan bangunan secara
efektif, mengatur data perawatan, dan mengintegrasikan datakomponen peralatan
dengan aktivitas operasional yang sedang berjalan.
6. QM-Quality Management
Modul QM
terintegrasi dengan modul PP-PI Production Planning for ProcessIndustries.
Salah satu fungsi dari modul QM adalah untuk menyediakan master data
yang dibutuhkan berdasarkan rekomendasi dari ISO-9000 series.
7. PS-Project System
Modul PS dikonsentrasikan untuk
mendukung kegiatan-kegiatan berikut ini:
> Perencanaan
pendahuluan terhadap waktu dan value
> Perencanaan
detail dengan menggunakan perencanaan cost element atauunit costing dan
menetapkan waktu kritis, pendeskripsian aktivitas dan penjadwalan
> Koordinasi dari resources melalui otomasi permintaanmaterial, manajemen inventori, network planning dari orang, kapasitas,material,
operating resources dan servis
> Monitoring
terhadap material, kapasitas dan dana selama proyek berjalan
Penutupan
proyek dengan analisis hasil dan perbaikan
C. Human Resources
Berfungsi untuk:
> Memudahkan melaksanakan manajemen yang efektif dan tepat waktu
terhadap salary, benefit dan biaya yang berkaitan dengan SDM perusahaan
> Melindungi
data personalia dari pihak luar
> Membangun sistem rekruitmen dan pembangunan SDM yang efisien
melalui manajemen karir
|
|
Kelebihan
|
Kelebihan
dari penulisan jurnal ini menurut saya adalah jurnal ini sangat baik dan
lengkap isinya. Penulis juga menjelaskan arti dari inti dari jurnal ini
seperti apa yang dimaksut dengan ERP dan menjelaskan secara singkat latar
belakang perusahaan.
|
|
Kelemahan
|
Kelemahanya
menurut saya adalah sumber dari refrensinya yang kebanyakan di dapat dari
wordpres. Yang dimana wordpres ini isinya bisa dengan bebas diubah-ubah oleh
seseorang sehingga tidak patut digunakan untuk menjadi sumber suatu jurnal.
|
|
Kesimpulan
|
1.
Kegiatan
proses yang menggunakan ERP pada PT Indofood dimulai dari Perencanaan dan
Kontrol Produksi, melalui kebutuhan peramalan dan inteligensibisnis, Indofood
mempercayakan SAP R/3 sebagai solusi ERP, SAP Advance Plannerand Optimizer
(SAP APO) sebagai solusi Supply Chain Management (SCM) danmySAP Business
Intelligence dengan SAP Business Information Warehouse (SAPBW).
2.
PT
Indofood memiliki tiga criteria dalam memilih platform ERP, tiga kriteria
antara lain reliability, scalability dan kemudahan manajemen
3.
SAP
R/3 merupakan nama perangkat lunak ERP yang diproduksi oleh SAP AG
|

